Sering kali kita dihadapkan pada kasus laptop yang cepat panas. Laptop yang cepat panas umumnya digunakan karena terlalu lama sementara dari sisi fan di dalamnya mengalami gangguan, bisa jadi terlalu banyak kotoran di dalam fan (kipas) sehingga membuat performa laptop tidak optimal dan laptop cepat panas. Jika dibiarkan berlarut- larut, bukan tidak mungkin jika laptop Anda akan mengalami hang total dan akhirnya Anda harus memencet tombol power beberapa detik untuk mematikan secara paksa komputer atau laptop yang Anda miliki.
Fan External / Cooling Pad
Alternatif lain dalam mengatasi laptop cepat panas adalah dengan menggunakan fan external atau biasa disebut sebagai kipas external. Harganya pun tak terlampu mahal, hanya berkisar antara 25 ribu hingga 30 ribu. Anda bisa mendapatkannya secara terjangkau di berbagai toko komputer. Penggunaan fan extrenal ini berfungsi untuk mendinginkan processor komputer atau laptop dari luar. Cukup letakkan saja fan extrenal ini di bawah laptop Anda, colokkan pada USB yang ada. Maka secara otomatis fan external akan berputar untuk mendinginkan bagian bawah laptop yakni bagian processor dan perangkat lain terkait.
Cek Suhu Processor
Langkah selanjutnya adalah menginstal software untuk mengecek seberapa berat kinerja processor / CPU Anda dan seberapa panas processor Anda saat digunakan. Jika pada Windows 7 sudah tersedia Widget yang digunakan untuk mengecek suhu dan kinerja processor Anda, Anda cukup mengaktifkan widget tersebut dan melihat seberapa berat kinerja processor dan suhunya. Namun jika Anda ingin melihat dengan tampilan yang lebih komplex dan fitur yang lebih, Anda bisa menggunakan software Hwinfo, Hwmonitor, Speccy atau Speedfan. Beberapa software tersebut bisa mengakses hampir semua sensor yang dimiliki komputer / laptop. Software – software tersebut memiliki kemampuan untuk menampilkan temperatur hardware terlengkap dari software- software lainnya. Cukup akses sensor- sensor yang ada dengan mengklik menu Monitoring – Sensor Status.
Mengganti Thermal Paste
Pasta termal atau yang biasa disebut thermal paste merupakan komponen dalam laptop yang difungsikan sebagai penghantar suhu panas pada prosesor dan GPU. Penggunaan dan penambahan thermal paste umumnya dilakukan jika sistem pendingin processor yang terdapat di dalam komputer atau laptop tidak dapat bekerja secara optimal dikarenakan habis. Hal ini ditandai dengan gejala- gejala seperti laptop yang tiba- tiba blank secara kontinyu saat beban tinggi saat digunakan untuk multi tasking.
Ketika pasta termal kering atau mengental, efektivitasnya pun berkurang sehingga panas terperangkap pada chip akibatnya komputer atau laptop nge hang. Jika hal ini terjadi, segera kunjungi jasa perbaikan laptop terdekat. Biaya penggantian dan penambahan pasta cukup terjangkau yakni hanya 70 ribu saja. Nah, semoga tips mengatasi Laptop Cepat Panas di atas dapat membantu Anda merawat laptop Anda agar lebih awet dan tidak cepat ‘overheat’.