Meskipun kita semakin dimanjakan dengan ragam smartphone dengan fitur-fitur canggih namun ada satu yang sering luput dari perhatian pihak perusahaan yaitu daya tahan baterai. Oleh sebab itu kini banyak perusahaan yang membuat fitur power management mode atau semacam fitur pengaturan daya untuk mengimbangi inovasi chips prosesor agar smartphone bisa bekerja lebih efisien. Minimal spesifikasi Innos D6000 dengan kapasitas baterai 6000 mAh dan prosesor Qualcomm Snapdragon 615 Octa-core Chip berkecepatan 1.8 GHz, membuktikan bahwa brand yang terbilang masih pendatang baru ini mampu meluncurkan produk-produk yang cukup inovatif.
Spesifikasi dan Keunggulan Innos D6000
Smartphone Innos D6000 memiliki bentang layar JDI 5.2 inchi dengan teknologi Jepang yang tentu saja sudah berlapis Gorilla Glass 3. Seperti yang disebutkan diatas, perangkat ini menggunakan prosesor yang cukup handal dengan kecepatan 1,8 GHz dari Qualcomm Snapdragon 615 Octa-core. Layaknya smartphone level atas, ponsel ini sudah dibekali RAM 3GB dan memori internal 32 GB support micro-SD up to 32 GB. Hebatnya lagi produsen gadget asal China ini sukses menciptakan baterai berkapasitas 6000 mAh untuk produk D6000-nya kali ini. Ini patut kita apresiasi mengingat perusahaan lain belakangan hanya mampu menawarkan smartphone dengan daya baterai tak lebih dari 4150 mAh.
Ponsel Innos D6000 turut meramaikan ajang Kongres Ponsel Dunia yang diselenggarakan di Barcelona Spanyol baru-baru ini dengan mengaplikasikan teknologi terbaru Double Cell. Secara spesifik perangkat ini memiliki internal baterai berkapasitas 2580 mAh dan satu lagi baterai eksternal yang dapat dilepas dengan kapasitas 3520 mAh. Menariknya, baterai eksternal dapat dilepas tanpa harus mematikan ponsel terlebih dulu. Dengan kata lain saat baterai eksternal dilepas maka baterai internal langsung bekerja sehingga ponsel tetap menyala.
Pihak perusahaan mengklaim bahwa kapasitas baterai yang besar tersebut mampu bertahan 3 – 5 hari dalam pemakaian berat serta 60 hari dalam kondisi standby. Sedangkan untuk proses pengisian baterai sendiri Innos D6000 dibekali teknolgi dual-channel intelligent polar (dual-channel buit-in chips) untuk pengisian baterai internal dan eksternal secara paralel. Dengan sendirinya teknologi ini dapat mengurangi intensitas panas saat charging serta memperpanjang umur pakai paterai.
Melengkapi spesifikasi Innos D6000, perusahaan menyertakan sistem operasi Android 5.0 Lollypop serta fitur dual SIM standby dimana keduanya dapat terkoneksi ke jaringan 4G. Lebih lanjut ponsel ini juga dibekali fitur kamera yang cukup handal yaitu kamera depan 5 MP juga kamera utama 16 MP dilengkapi Omnivision sensor serta lubang lensa F/2,2 dengan sudut lebar 85 derajat. Smartphone ini dirilis Juni 2015 dengan harga Rp. 3,9 juta. Namun menurut informasi, varian produk ini juga menghadirkan versi RAM 2GB dengan prosesor Mediatek yaitu Inoos D6000m dengan harga dibawah Rp. 2,2 juta.